Translate

Tampilkan postingan dengan label Kisah/Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah/Renungan. Tampilkan semua postingan

cacat fisik tak menghalangiku untuk menafkahimu

hari ini tangal 4 maret 2016 ketika saya keluar dari rumah saya melihat suatu hal yang indah.
dimana ada seorang lelaki buta mengendong anak kecil di tangan kananya dan jualanya di tangan kirinya bersama istrinya yang wanita normal.
mengapa saya mengatakan indah?
karna betapah bahagianya mereka yang serba kekurangan tetapi tetap tersnyum bersama menghadapi lika liku kehidupan yang ada, sedangkan kita kebanyakan mengeluh padahal kita lebih baik secara fisik, saya melihat ke raut wajah lelaki buta tersebut ketika mengendong anak nya itu,
sungguh indah ketika melihat dia tersenyum ketika bersama keluarganya.
walau panas terik matahari begitu mebakar tubuhnya, dia tetap saja berjalan menawarkan jualnya kepada orang-orang dengan mengikut sertahkan keluarganya.
jujur saya sangat kagum kepada mereka. walau serbah kekurangan mereka pantang menyerah. walau terik matahari membakar tubuh mereka,. mereka tetap saja berjalan melewati rintangan yang ada demi keluarga kecil mereka. sungguh hal itu membuatku sangat tersentuh dan merasa malu, betapa tidak, dia seorang lelaki yang tak dapat melihat tetapi begitu mengsyukuri kehidupanya dan menjalaninya dengan penuh senyuman, sedangkan saya lelaki yang memiliki fisik normal tapi tak dapat menjalani kehidupan dengan penuh kesyukuran. satu hal yang dapat ku ambil dari dia. jalani hidup ini apapun rintanganya, jangan menyerah walau berbagai macam musibah datang kepadamu. terima kasih lelaki buta yang telah mengajarkanku suatu hal yang sangat berarti
Baca selengkapnya » 0 komentar

PEMULUNG KEHIDUPAN (sebuah renungan di akhir pekan)

 PEMULUNG KEHIDUPAN
(sebuah renungan di akhir pekan)

Begitu banyak barang-barang bekas.

Namun pemulung tua itu hanya mengumpulkan barang-barang yang masih berguna baginya. Sisanya ia tinggalkan dalam kantong-kantong plastik yang membungkus sampah di pinggiran jalan dini hari tadi.

"Aku memang hanya seorang pemulung yang buta huruf. Tapi aku cukup sadar untuk mengenal barang-barang apa yang bisa kubawa pulang karena manfaatnya."

"Bukankah kita semua pemulung di kehidupan ini?, yang sedang mencari bekal untuk perjalanan pulang?".

Namun banyak diantara kita, bahkan dengan kecerdasan serta kepintaran luar biasa, lebih banyak mengumpulkan sesuatu yang tidak banyak berguna saat pulang nanti.

Sesuatu yang kita kumpulkan saat ini lebih banyak terbuang dan sia-sia disini setelah kita meninggal kelak.

Bahkan sering kali kita pun tidak mengggunakan seluruh yang kalian miliki itu saat masih bisa menikmatinya disini."

Batin lelaki tua itu hanya nyerocos tanpa ada yang bertanya, seperti sudah membaca tanda tanya di wajah yang mengamatinya dari seberang jalan. Ia meninggalkan sebuah hati yang jatuh dalam perenungan.

Luar biasa.

Pastilah lelaki tua itu bukan pemulung biasa. Ia seperti ayam jantan yang mengetuk pintu hati, membangunkan Jiwa yang tidur dalam mimpi-mimpi duniawi ini.

by Dr Mustika
Bakungsari


bantu kami dengan cara berkomentar dengan baik di blog ini. agar blog ini tetap memberikan yang terbaik buat anda :) terimakasih
Baca selengkapnya » 0 komentar

Meski miskin wanita parubaya ini tetap bersedekah

Seorang wanita parubaya yang dimana keseharianya mencari sayur liar yang tumbuh di sekitaran rumah orang. setelah terkumpul, beliau menjualnya dan hasil penjualanya dia masuk kan ke kotak amal. (kejadian ini terjadi di daerah pujon malang)
beliau bahkan lebih miskin daripada pengemis namun bukan berarti tidak bisa bersedekah. hanya perlu makan dan selebihnya disumbangkan.
jadi semiskin apapun kita, kita jangan lupa untuk berbagi(sedekah) karna kelak bukan harta yang akan di bawah mati melaingkan amal ibadah kita
semoga terinspirasih
Baca selengkapnya » 0 komentar

Tunggulah aku untuk menjadikanmu halal

indah memang indah mentari di pagi hari di iringin dengan sejuknya alam..
indah memang indah ketika melihat rembulan dimalam yang gelap..
tapi tahukah kamu. itu semua tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan dirimu..
dirimu yang waktu itu datang kerumahku bersama adikku
dirimu yang membuatku tak dapat berkata apa-apa ketika melihatmu
dirimu yang mewarnai hatiku yang telah lama kosong...
dan dirimulah yang membangkitkan gairah hidupku yang telah lama sirnah,
kau tahu? andai kau tak datang dihari itu, entah berapa lama lagi hidupku seperti dahulu
hidupku yang tak pernah dihiasi oleh keindahan
hidupku yang tak pernah mendapatkan kebahagiaan
hidupku yang tak pernah ada maknanya ...
betapa bersyukurnya aku ketika dirimu datang di hari itu...
kini sudah setahun semenjak hari itu...
semakin hari diriku mencintaimu..
dan jika di gambarkan rasa cinta itu. sungguh tak dapat ku gambarkan..
hay kamu..
wanita yang kini singgah di dalam hatiku
wanita yang kini menjadi permasyuri di dalam istana cintaku
tetaplah seperti itu. seperti pertama kali kita bertemu..
dan tunggulah aku.
tunggulah aku untuk meminangmu
tungguah aku untuk menjadikanmu halal untukku
tunggulah aku untuk dapat membuatmu bahagia.
karna saat ini..
saat ini aku sedang berusaha demi mewujudkan mimpi itu...
doakanlah aku..
doakanlah aku untuk dapat menjadi imammu kelak..
karna ku tau..
ku tau aku mencintaimu karna allah 
Baca selengkapnya » 0 komentar

Niat tulus di balas dengan kekecewaan

Suatu hari ada seorang wanita buta, wanita itu di benci oleh semua orang kecuali pacarnya.
Pacarnya: maukah kamu menikah denganku?
Si wanita: aku akan menikahimu jika aku sudah bisa melihat...
suatu hari ada seseorang yang mendonorkan matanya untuk Si wanita tersebut dan wanitapun dapat melihat dan betapa terkejutnya Si wanita itu ketika melihat pacarnya adalah seorang buta,
Pacarnya: maukah kamu menikah denganku?
Si wanita: Bagaimana mungkin aku menikah dengan seorang buta sepertimu..??
Pacarnya: Terima kasih, aku pergi.. jaga baik-baik mataku
Baca selengkapnya » 0 komentar

Blogroll

Copyright © Kutipan sederhana 2010

Template By MuhammadReynaldhie